Postingan

rainbow

Gambar
dan benarkah yang kurasakan ini adalah cinta kepadamu? dan benarkah hatiku memilih untuk bersamamu.. lalu.. apa yang harus aku lakukan? akankah aku terus melangkah dalam ketidak mengertianku? apa yang membuatku mencintaimu? keberadaanmukah? akankah aku lari darimu seperti yang pernah aku lakukan sebelumnya? di sana... jauh di depan sana. kau mengulurkan tanganmu menungguku... biarkan ku sesaat saja... menikmati kesendirianku.. sesaat lagi...

melonesia

Memiliki seorang teman disaat yang tepat, itu sangat menyenangkan. Dia datang entah mengapa dan bagaimana. Dia muncul begitu saja. Namun, merasa senang saat berada dekatnya apakah itu hal yang benar? Bukan bermaksud untuk merasa senang, tapi perasaan nyaman saat berada bersamanya membuat aku betah berlama-lama menghabiskan waktu bersamanya. kapan ini bermula... hmm mari berpikir sejenak... hmmm... dimulai saat aku mengirimkan sapaan dan reunian pun  dimulai. Liburan ke alam yang hijau dan biru. Melihat pemandangan alam yang begitu asri.. menikmati perjalanan yang begitu panjang.. semua itu terasa menyenangkan. Rasa kehilangan seorang teman teman tergantikan dengan hadirnya seorang teman... Tertawa bersamanya tanpa harus menjadi orang lain, itu sungguh menakjubkan. Dia pulang dan datang. Seperti tahun  yang dulu. dia pulang dan pergi... Dia baik padaku... (tp sepertinya aku kurang baik padanya) dia yang menemani setiap hariku, mewarnai setiap tawa dan cerit...

Heiiiii. .. .. . !!!!

HEI..!!! APAKAH KAU TAU BAHWA CINTA YANG KAU TINGGALKAN DI DALAMNYA... ITU MERACUNIKU. KAU BERPIKIR CINTA ITU AKAN MENYEMBUHKANNYA?? SALAH!!! CINTA YANG KAU BERIKAN BUKAN SAJA MERACUNIKU TAPI JUGA HAMPIR SETIAP HARI... BERUSAHA MEMBUNUHNYA. KAU TAU? CINTA ITU... MENYAKITKAN. SETINGGI APA DINDING ITU KUPASANG... SEKUAT APA BATAS ITU KUBENTANGKAN... CINTA ITU MENYAKITKAN. KAU PIKIR ITU YANG AKAN MENYELAMATKANNYA?? DARI???? APAKAH KAU BERPIKIR AKU TAK BISA MENAKLUKAN MONSTER DALAM JIWANYA DENGAN KEKUATANKU SENDIRI? PERLUKAH KAU MENGIRIMKAN CINTA ITU SETIAP HARI?? MONSTER DALAM JIWANYA KAU NINA BOBO KAN DENGAN CINTA YANG KAU KIRIM? KAU PIKIR ITU AKAN BERHASIL? KAU TAU... SEMAKIN KAU MENDEKAT.., AKU AKAN MEMASANG PAGAR TEBAL DAN KUAT PANJANG DAN LEBAR, DALAM DAN TINGGI... SEHINGGA... CINTA ITU TAK AKAN SANGGUP MENYENTUH HATINYA... HATINYA HANYA AKAN ADA AKU... BAHKAN KAU PUN TAK AKAN SANGGUP MENYENTUHNYA.... MAU BERTARUH? AKU ...

It is for this day...

father... How lucky I am to be a woman truly loved, appreciated and admired by You. This life of mine, O' God, is fully Yours. The p a i n I went through the last 26 years of my life is that which I will never forget . I will always remember the hunger which tortured me throughout the nights. I will remember the loneliness I went through when my loved ones have gone to where You planned them to be. I will always remember the pain of when lashing and accusations were thrown at me by those I trust. I will remember the insults that people threw at me for my impoverishment and blunders . I will remember the scars left by my friend's betrayal . Father, I will always remember all the moments of kindness You have given me . You have given me such wonderful memories in the days I lives through. All the warmth of love You have placed in my heart. It is for this day... You have let me go through it. It is for this big day, You have tested my heart. It is for this...

dia (LAGI)

semua tentangmu..  apakah akan dengan mudah aku lupakan? aku telah menjauh darimu, membuat jarak antara aku dan kamu puluhan kilometer... aku berusaha sangat keras untuk berhenti memikirkan tentang saat bersamamu... ribuan jam lamanya... aku menenggelamkan pikiranku ke dalam tumpukan pekerjaan melelahkan fisikku dalam banyak pekerjaan sehingga aku berharap saat waktunya aku menutup mata aku tak memiliki waktu untuk mengenangmu saat aku menikmati kopiku, aku tak sempat membayangkanmu atau bahkan saat aku menikmati mentari pagi, aku tak lagi mengingatmu apakah usahaku kurang? aku hanya ingin melepaskan semua perasaan tentangmu jarak dan waktu tak cukup mampu membuat aku melupakanmu aku telah bertemu dengan ribuan orang, aku telah melihat jutaan kebahagiaan, aku telah merasakan hangatnya pelukan, aku telah berlari dan masih terus berlari... namun semua itu tak membuatku lupa akan mu apa yang harus aku lakukan untuk melupakanmu? menghapus semua tentangm...

rentetan K E N A N G A N

dulu sekali... dulu di masa awal perkuliahan, aku bertemu denganmu. di labkom, sembari menunggu jam kuliah dimulai, kau si asisten labkom, memutar kursimu dan berpaling padaku, menanyakan namaku dan mulai tertawa bersamaku. Tak pernah ada yang menduga pertemuan itu menjadi awal kita berTEMAN. apa yang kita kerjakan? Aku tak banya mengingatnya... apa yang aku tau tentangmu? inilah mungkin penggalan ingatan yang pernah aku tau bersamamu.. Kau seorang yang baik, ramah dan mudah bergaul. Kau membuatku nyaman berteman denganmu. Kau sibuk sebagai ketua persekutuanmu. Sibuk dengan urusan keimananmu. Tugas kuliahmu. Kau mahasiswa pandai. Nilai-nilaimu bagus.. aku kagum padamu. Kau pandai menggambar ataupun sketsa... aku belajar darimu. Kau pernah mengajakku ke kesusteran dan mengenalkanku pada duniamu. Entah itu karena kamu butuh teman atau apapun.. aku dengan mudahnya mengiyakan ajakanmu. Kau pernah memintaku mengantarkanmu menservis motor lalu melihat lukisan bersama ...

bersahabat dengan kehilangan

Gambar
selama ini aku tak pernah benar-benar memahami makna sesungguhnya dari ' memiliki ' sampai akhirnya aku k e h i l a n g a n apa yang selama ini ada padaku. aku meremehkan segala hal yang ada padaku. h i d u p ku a.y.a.h. ku ibu dan adik ku k e l u a r g a ku s-a-h-a-b-a-t--s-a-h-a-b-a-t-  ku teman-teman  ku pekerjaan ku dan orang yang aku cintai apakah benar aku memiliki semuanya? memiliki? milik KU? aku tak pernah benar-benar memiliki apapun.  aku tak pernah benar-benar memilikinya. aku tak ingin memiliki perasaan memiliki itu. hidupku begitu mudah, begitu menyenangkan.. lalu apa yang harus aku miliki lagi jika hidupku saja sudah sangatlah indah. memiliki banyak orang yang mencintaiku dan memberikan banyak kebahagiaan dalam hidupku... lalu apa lagi yang aku butuhkan...?? bukankah memang mereka seharusnya membuat aku bahagia? bukankah itu memang seharusnya? lalu apa yang salah? bukankah memang seharusnya aku bahagia?? bukankah itu teori...