Malam ini aku tak juga bisa menutup mataku. Dinginnya AC di kamarku, hangatnya tebal selimutku tak mampu jua menyamankan ragaku hingga terlelap. Lengan kuat terlelap di sampingku, Tapi kakiku membawaku melangkah keluar dan duduk bersama dinginnya kursi di malam sendiri. kuseduh secangkir teh hangat menemani sendiriku, kubuka tab mencoba mencari inspirasi malam Entah rindu, entah duka hati ini terasa sepi menepikanku dalam diam menatap layar kosong di hadapanku membuka ruang yang telah lama terkunci dan terlupakan tahukah engkau wahai langit malam, aku ingin sekali lagi bertemu dengan dia dia yang sudah tak ada lagi untukku dia yang tawanya begitu menenangkan dia yang pelukanya mampu mengusi segala lara dia yang tatapannya membangkitkan asa dalam jiwa aku ingin melukiskan sinarnya dalam anganku memeluk kembali apa yang telah tiada Aroma teh bercampur dengan aroma malam yang sepi membawaku semakin menjauh dari nyata bernyawa menarikku jauh dalam kenangan andai...
tak pernah terbayangkan olehku.. d i a muncul... dia yang tak pernah aku pikirkan hingga aku justru bertanya tanya... mengapa dia?? sungguh mengapa dia? dan mengapa justru hatiku bergetar saat bersamanya.. lidahku kelu tak mampu mengucap kata... malam itu dia datang... esok sore dia datang... d i a selalu datang.... mungkin memang aku perlu memiliki ekstra hati untuk tidak jatuh cinta padanya... atau aku perlu e k s t r a H A T I untuk dapat mencintainya
cinta... aku menikmati hadirmu... sekian lama aku mencoba membunuhmu. aku lari menjauh darimu seakan aku mampu bertahan tanpamu... aku salah aku tak pernah merasa hidup saat aku tak memilikimu... cinta... hanya dengan mencintaimu aku merasa hidupku lebih berwarna. hidupku menjadi lebih berarti. hanya dengan memilikimu, cinta, aku ingin meneruskan hidupku. Kau adalah cinta dan cinta adalah Kau. Kau dan cinta adalah satu.... dan aku memiliki kalian dalam hidupku.. tarian awan diantara hujan tak mampu menandingi ketenanganmu... nyanyian pagi oleh burung yang sedang memadu kasih tak mampu menyamai keheninganku bersamamu... dinginnya angin malam tak mampu menghalaukan hangatnya pelukmu... cinta... jika saat kau memilikiku aku tak menikmatinya... kini aku ingin mengganti semua masa yang terlewat dengan menikmati setiap saat aku mencintai dan memilikimu... memilikimu dengan melepasmu mendekat dengan menjauhimu dan meilhatmu dengan menutup mataku.... apakah semua pesanku te...
Komentar
Posting Komentar